EkonomiNews

PAD Baru Nih, Pemkab Luwu Timur Usul Check Point Kepabeanan di Pelabuhan Waru-Waru

×

PAD Baru Nih, Pemkab Luwu Timur Usul Check Point Kepabeanan di Pelabuhan Waru-Waru

Sebarkan artikel ini

SAOKAREBA – Pj Sekretaris Daerah Luwu Timur, Ramadhan Pirade rapat koordinasi teknis pengusulan penetapan check point kepabeanan (Bea Cukai), untuk Pelabuhan Waru-Waru Lampia, Desa Harapan, Kecamatan Malili, di Ruang Rapat Pimpinan, Kantor Bupati Luwu Timur, Rabu (04/02/2026).

Ramadhan membahas itu dengan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Andi Juanna Fachruddin, KPPBC Tipe Madya Kepabeanan Luwu Timut, Kepala UPP/KSOP Syahbandar Malili.

Kemudian Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Palopo, Komandan Posal Lampia, Polairut Polres Luwu Timur, kepala OPD, Direktur Perseroda (LTG), Camat Malili, Kepala Desa Harapan, pelaku usaha dan asosiasi logistik.

Jadi, rapat ini tindak lanjut rencana strategis Pemkab Luwu Timur dalam mengoptimalkan potensi maritim, sekaligus mempercepat arus logistik melalui pengelolaan Pelabuhan Waru-waru.

Pentingnya pengusulan check point tersebut didasarkan pada proyeksi peningkatan aktivitas bongkar muat, kebutuhan legalitas komoditas ekspor-impor.

Serta penguatan pengawasan terhadap masuknya barang dari luar daerah pabean yang memerlukan intervensi administratif negara.

Ramadhan menekankan, sinergi semua pihak penting agar proses pengawasan dan pelayanan kepabeanan dapat berjalan optimal.

Dikatakan, persoalan check point sudah aman termasuk imigrasi, namun hal krusial yang perlu dibenahi adalah mekanisme pengangkutan dan arus barang di Pelabuhan Lampia (Waru-waru).

Perhatian utama saat ini kata dia adalah memastikan barang dapat terangkut dengan baik serta pengelolaan arus kapal dan logistik dilakukan melalui satu pintu agar tidak terjadi hambatan di lapangan.

“Insya Allah, jika sistemnya aman, seluruh barang yang masuk bisa terkelola dengan baik, memberi manfaat bagi masyarakat, dan berdampak pada peningkatan pendapatan daerah,” kata Ramadhan.

Langkah ini juga dinilai sejalan dengan dukungan terhadap Percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Juga peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta penciptaan iklim investasi di Kabupaten Luwu Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *