SAOKAREBA – Kontingen Luwu Timur akan tampil di 32 cabang olahraga (cabor) pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-18 Sulawesi Selatan 2026 di Wajo-Bone.
Jumlah ini naik dari Porprov sebelumnya di Sinjai-Bulukumba, ketika itu Luwu Timur hanya mengikuti 21 cabor.
Porprov Wajo-Bone dijadwalkan digelar pada 7–14 November 2026.
Kontingen Bumi Batara Guru berkekuatan 429 atlet dan ofisial, meningkat dibanding Porprov sebelumnya yang berjumlah 220 atlet.
Sekretaris KONI Luwu Timur, Irwan, mengatakan perluasan partisipasi itu didukung hasil positif sejumlah cabor pada Pra Porprov Sulsel 2026.
“Hasil tersebut menjadi modal untuk menghadapi persaingan di Bone-Wajo,” ujarnya saat diskusi bersama JMSI Luwu Timur di Warkop Qlan, Jl Soekarno Hatta, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Senin (26/10/2026).
Cabor andalan yang meraih emas pada Porprov sebelumnya dan kembali berprestasi di Pra Porprov adalah taekwondo, petanque, panahan, karate, catur, dan balap sepeda.
Cabor lain yang dinilai berpotensi setelah meraih emas di Pra Porprov 2026 meliputi atletik, selam, senam, dayung, muaythai, tinju, wushu, akuatik, biliar, kempo, menembak, panjat tebing, dan pentathlon.
Sementara balap motor, sepak bola, futsal, basket, dan e-Sport hanya menjalani babak kualifikasi untuk menentukan kelolosan, bukan perebutan medali.
Irwan menyebut cabor-cabor ini tetap punya peluang menyumbang medali.
Prestasi terbaik Lutim terjadi pada Porprov ke-17 di Sinjai-Bulukumba 2022 dengan 47 medali: 9 emas, 13 perak, dan 25 perunggu.
Pada Porprov kali ini, KONI Luwu Timur menargetkan dua digit medali emas dan finis di 10 besar klasemen akhir.










