SAOAKREBA – Ketua Tim PKK Luwu Timur, Sufriaty berharap 125 desa di Luwu Timur zero atau nol kasus stunting.
Diutarakan, sufriaty di sela meresmikan rumah gizi di tiga desa lokus stunting yaitu Desa Lagego, Jalajja, Kecamatan Burau dan Desa Bawalipu Kecamatan Wotu, Senin (12/6/2023).
Sufriaty berharap, Rumah Gizi bagi anak dengan kategori stunting sekaligus pendampingan gizi, diharapkan mampu menekan angka bahkan jika bisa mencapai zero stunting khususnya di lima lokus dari 125 desa.
“Bukan hanya berkurang, kami sangat berharap dengan kolaborasi kita bersama. Selain itu, tidak boleh lagi ada anak yang lahir dengan kategori stunting,”
“Sehingga sangat diperlukan pemantauan dari camat, kepala desa, para kader posyandu dan seluruh pengurus TP PKK,” harapnya.
Rumah Gizi untuk mengintervensi ataupun melakukan pendampingan terhadap anak dengan kategori stunting, dan ibu hamil yang kurang gizi.
Agar asupan gizi yang dibutuhkan dapat terpenuhi dengan baik sehingga anak dengan kategori stunting bisa kembali normal dan tidak ada lagi anak yang lahir dengan kategori stunting.
“Semoga dengan wadah rumah gizi ini, Insha Allah angka stunting dapat mengalami penurunan,” tambahnya.












