SAOKAREBA – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (PKP) Luwu Timur akan menggarap tanaman pala sebagai komoditas baru di Luwu Timur.
Tim dinas pertanian telah study banding terkait budidaya tanaman Pala di Kelurahan Ballasaraja, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Senin (3/7/2023).
Studi komparatif dipimpin Kepala Bidang Perkebunan Muhtar dan diikuti petugas teknis perkebunan, penyuluh dan perwakilan lima kelompok tani.
Kelompok tani in akan menerima bantuan bibit pala dari emerintah provinsi sulawesi selatan sebanyak 11.375 pohon untuk rencana tanam seluas 91 ha.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bulukumba, Muh Thaiyeb Maningkasi, didampingi Sekretaris Dinas Andi Trismiati, Kabid Hortikultura dan Perkebunan Iwan Setiawan Suyuti, serta Lurah Ballasaraja Andi Bangsawan, menyambut tim di Sekretariat KWT Mawar Kelurahan Ballasaraja.
Kepala Bidang Perkebunan Muhtar, mengatakan study komparatif ini dimaksudkan untuk membekali para petugas teknis, penyuluh dan petani penerima bantuan tentang komoditi pala melalui pengamatan secara langsung dan sharing informasi melalui diskusi dengan petani pala setempat.
“Pengembangan komoditi atau tanaman pala di Luwu Timur masih terbilang baru meskipun sebelumnya telah ada masyarakat atau petani yang menanam secara swadaya dalam jumlah terbatas,“ jelas Muhtar.
“Kami mencari daerah yang sudah lebih dahulu melakukan budidaya tanaman Pala ini sebagai referensi, dans alah satunya adalah di Kabupaten Bulukumba,” imbuh Muhtar.
Muhtar menambahkan, komoditi pala merupakan salah satu komoditi eksport perkebunan dengan nilai ekonomi yang tinggi.
Banyak petani di Luwu Timur berminat menanam dan mengembangkan. Namun harus dibekali pengetahuan tentang cara membudidayakan sehingga hasilnya lebih maksimal.












