SAOKAREBA – Setengah badan jalan jalur Trans Sulawesi, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Luwu Timur, dipadati kendaraan antre BBM di SPBU Malili, Rabu (28/1/2026).
Jarak antrean kendaraan sekitar 1 kilometer dari SPBU Malili. Banyak diantaranya pegawai Pemkab Luwu Timur yang ikut antre.
Antrean kendraan ini dijaga dan atur anggota Satlantas Polres Luwu Timur dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Masyarakat Luwu Timur mulai resah dengan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan tabung gas LPG 3 kilogram.
Kelangkaan terjadi akibat aksi blokade jalan menuntut pemekaran Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya dibentuk, di jalur Trans Sulawesi.
Akibatnya, mobil tangki pembawa BBM tidak bisa masuk ke Luwu Timur.
Imbasnya, harga BBM di Luwu Timur melonjak naik khususnya Pertalite dari Rp 25 ribu sampai Rp 45 ribu.
Saat ini, blokade jalan sudah dibuka, distribusi BBM ke Luwu Timur oleh Pertamina mulai berjalan.












