SAOKAREBA – Akses untuk pejalan kaki di Bundaran Bumi Batara Guru seperti tanda penyeberangan di jalan raya atau zebra cross.
Menyusul banyaknya bekas tambalan semen yang melintang di atas lantai, sarana pejalan kali tersebut, Rabu (12/3/2025).
Akses pejalan kaki atau biasa juga digunakan warga untuk jogging ini, ditambal karena retak-retak.
Bundaran Bumi Batara Guru lokasinya di antara Kantor Bupati Luwu Timur dan rumah jabatan bupati, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili.
Kualitas lanjutan pembangunan Taman Bumi Batara Guru (BBG) sudah mendapat sorotan pengunjung.
Selain kualitas lantainya, tiang lampu dan tamannya dianggap kurang rapih, rumput taman pun kesulitan tumbuh.
Selain itu, instalasi kabel di taman tersebut dipasang kurang rapi. Seperti kabel yang menempel di lantai.
Adapun tiang lampu taman juga disoroti karena ukuran tiangnya dianggap kecil, kalau diketuk, bunyinya mirip kaleng.