SAOKAREBA – Kisah haru di Kalaena, lansia tuna fisik hingga usia 100 tahun lebih, menerima bantuan dari pemkab lewat program Kartu Luwu Timur Lansia.
Wajah haru dan senyum bahagia mewarnai penyaluran Kartu Lansia di Kecamatan Kalaena, Selasa (4/11/2025). Sebanyak 131 lansia dari tujuh desa di Kecamatan Kalaena, serta 75 lansia dari dua desa di Kecamatan Angkona yang berdekatan.
Program menyentuh hati banyak warga lanjut usia yang selama ini membutuhkan perhatian dan dukungan.
Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, menyerahkan Kartu Lansia secara simbolis.
Puspa juga menyapa para penerima manfaat, dan memeluk mereka dengan tulus sebagai bentuk kasih dan penghormatan kepada warga lanjut usia.
“Ini adalah bentuk kasih kami. Doakan kami agar sehat untuk bisa terus melayani masyarakat. Semoga program ini berkelanjutan,” ujarnya.
Salah satu penerima manfaat adalah Purwadi (70), warga Desa Sumber Sari, yang telah sembilan tahun menderita stroke dan kini tinggal bersama adiknya.
Meski tak lagi mampu berjalan, semangatnya untuk hadir menerima bantuan tetap kuat.
“Saya bersyukur masih ada yang peduli dengan orang seperti saya,” ujarnya pelan dengan mata berkaca-kaca.
Dari Desa Non Blok, Toko (88) datang bersama cucunya. Penglihatannya yang mulai rabun tak menghalanginya untuk datang ke lokasi penyaluran menggunakan motor, bahkan harus diikat dengan sarung agar tak terjatuh.
“Saya senang sekali. Semoga pemerintah makin jaya dan terus perhatikan masyarakat kecil,” ucapnya sambil tersenyum.
Sosok yang menarik perhatian datang dari Jumardi (103), penerima manfaat tertua di Kecamatan Kalaena. Meski usianya telah melewati satu abad, ia masih tampak tegar dan ramah.
Ia merasa sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah. “Saya tidak menyangka masih diperhatikan di usia seperti ini. Terima kasih banyak, semoga semua yang membantu diberi panjang umur dan kesehatan,” tutur Jumardi.
Penyaluran Kartu Lansia di Kecamatan Kalaena tidak hanya menghadirkan bantuan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan rasa dihargai bagi para warga usia senja.












