SAOKAREBA – Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler menjenguk korban kebakaran di Desa Cendana Hitam, Kecamatan Tomoni Timur, Rabu (5/11/2025).
Korbannya adalah Made Naksa (37), rumahnya terbakar pada Senin pagi (3/11/2025) sekitar pukul 10.00 wita hingga rata dengan tanah.
Puspa datang bersama Plt Kadis Sosial P3A, Joni Patabi, Plt Kadis Dukcapil Rapiuddin Tahir, Camat Tomoni Timur, Yulius, serta Kepala Desa Cendana Hitam, I Made Sudarsana.
Selain rumah semi permanen yang berbahan papan terbakar, kebakaran itu juga membakar sebagian tempat ibadah keluarga yang berada di dekat rumah.
Kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta. Dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.
Saat kebakaran, Made Naksa dan istrinya sedang berada di Pura, sementara anak semata wayangnya berada di sekolah.
“Saya dapat telepon dari tetangga bahwa rumah berasap. Saat pulang, api sudah besar dan tidak ada yang bisa diselamatkan,” tutur Made Naksa.
Berdasarkan cerita sang ibu, api pertama kali terlihat dari bagian tiang atas rumah sebelum dengan cepat merambat ke seluruh bangunan.
“Semua aset ada di dalam rumah, tidak ada yang tersisa, hanya pakaian di badan,” ujarnya dengan penuh haru.
Di Wabup Puspawati menyampaikan rasa duka mendalam dan memberikan dukungan agar keluarga tetap tegar.
“Namanya musibah, kita tidak tahu kapan datangnya. Tugas kita sabar menerimanya. Semoga Tuhan menggantinya dengan yang lebih baik,” ujar Puspa.
Selain bantuan awal dari pemerintah daerah, berbagai bantuan dari masyarakat dan komunitas umat Hindu setempat juga mulai mengalir. Made Naksa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian semua pihak.
“Terima kasih kepada Ibu Wakil Bupati atas kunjungannya. Mohon doanya agar kami bisa segera bangkit dari musibah ini,” ucapnya.
Saat ini keluarga Made Naksa menumpang di rumah nenek mereka karena seluruh harta benda habis terbakar. Ia berharap pemerintah dapat terus membantu meringankan beban keluarganya.
“Posisi kami sedang sangat sulit, kami tidak punya apa-apa lagi. Semoga ada uluran tangan pemerintah untuk membantu pemulihan kami,” harapnya.












