SAOKAREBA – Anggota DPRD Luwu Timur, Muhammad Iwan, berkomitmen mengawal proses perekrutan tenaga kerja di PT Indo Hydro Power (IHIP).
Rencananya, PT IHIP, perusahaan tambang nikel mulai beroperasi pada tahun 2026.
“Masyarakat lokal harus menjadi penerima manfaat utama dari investasi besar tersebut,” kata Iwan, Kamis (30/10/2025).
Dia meminta, perusahaan memberikan prioritas 70 persen bagi tenaga kerja lokal, sementara 30 persen sisanya dapat diisi oleh tenaga kerja dari luar daerah.
“Kehadiran PT IHIP harus benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat Luwu Timur, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja,”
“Kami di DPRD akan mengawalnya agar prinsip pemerataan kesempatan kerja benar-benar dijalankan,” tegas Iwan.
Menurutnya, PT IHIP akan segera membuka 1.000 lowongan kerja pada tahap awal pembangunan infrastruktur kawasan industri, mencakup posisi operator dan helper.
Momentum ini diharapkan menjadi solusi nyata untuk menekan angka pengangguran di Luwu Timur.
Iwan juga meyakini bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) lokal telah siap bersaing, berkat berbagai program pelatihan dan peningkatan kompetensi yang selama ini dijalankan pemerintah daerah.
“Kita tidak kekurangan tenaga terampil. Banyak warga Luwu Timur yang sudah memiliki kemampuan teknis dan siap kerja. Tinggal bagaimana perusahaan benar-benar membuka ruang sebesar-besarnya bagi mereka,” ujarnya.
DPRD memastikan akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar proses investasi berjalan sesuai aturan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Kami mendukung investasi, tapi yang paling penting adalah memastikan masyarakat menjadi pelaku, bukan sekadar penonton di rumah sendiri,” tambahnya.












