SAOKAREBA – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam meminta para penyuluh pertanian di Bumi Batara Guru terus berkolaborasi dengan Pemkab Luwu Timur.
Menyusul 138 penyuluh pertanian di Luwu Timur statusnya kini berada di bawah naungan Kementrian Pertanian RI.
Ini diutarakan Irwan pada silahturahmi dan pelepasan penyuluh pertanian Kabupaten Luwu Timur ke Kementerian Pertanian (Kementan) di Pantai Ujung Suso, Burau, Sabtu (31/1/2026).
Ketua Tim Kerja (Kamtimker) Burau, Darmawan mengatakan, sejak tanggal 1 Januari 2026 penyuluh lertanian bersatus pegawai kementerian pertanian.
Ini berdasarkan Inpres No 3 tahun 2025, tentang pendayagunaan PP dalam rangka percepatan swasembada pangan
Darmawan merincikan ada 138 penyuluh pertanian yang ada di Kabupaten Luwu Timur terdiri dari 120 PNS, 14 PPPK, dan 4 CNPS.
“Walaupun secara administrasi status sebagai pegawai kementerian pertanian, akan tetapi tugas dan fungsi tetap mengawal dan mendampingi kebijakan dan program Pemkab Luwu Timur,”
“Ini demi terwujudnya visi misi Bupati dan Wakil Bupati yakni Luwu Timur maju dan sejahtera,” ujarnya
Bupati Irwan mengingatkan, penyuluh secara administrasi dipisahkan, tetapi tupoksi di wilayah Luwu Timur tidak jauh berbeda dengan sebelumnya.
“Kolaborasi kita harus tetap terjaga” ujar Bupati Irwan.
Irwan menambahkan, Menteri Pertanian, sangat berkomitmen memberikan kontribusi terbaik bagi sektor pertanian, sehingga sinergi antara pusat dan daerah menjadi kunci utama.
“Tujuannya adalah kita akan swasembada pangan menuju kesejahteraan masyarakat yang maju dan mandiri, salah satunya dengan membuat industri-industri pertanian di Kabupaten Luwu Timur,” katanya.
Dalam waktu dekat, para petani, penyuluh, termasuk juga pendukung fasilitas pertanian akan dikumpulkan, kaitannya dengan program pemerintah daerah yakni Baruga Tani.
Silaturahmi bertema “Terwujudnya Swasembada Pangan, Industri Unggul Berkelanjutan Berbasis Sumber Daya Lokal” hadir Pj Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Batang Kaluku Luwu Timur, Djamaluddin Algani.
Anggota DPRD HM Sarkawi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Andi Djuana Fachruddin, kepala OPD, Camat Burau, kepala desa.












