SAOKAREBA – Masjid Islamic Center menghabiskan anggaran Rp 43 miliar tengah ramai disorot netizen, Jumat (10/4/2026).
Masjid yang digadang jadi ikon di Malili, Ibukota Kabupaten Luwu Timur, kondisinya buruk.
Diperparah karena plafon masjid ‘mahal’ di Malili ini, ambruk. Ini yang bikin viral.
Foto plafon yang ambruk dibagikan netizen di media sosial.
Masjid ini bukan masjid lama, tapi masjid baru. Lokasinya di Ex Terminal Malili ini, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili.
Islamic Center dibangun dari 2022 dan rampung 2024, lokasi bangunan tepat disamping rumah ex Bupati Luwu Timur, Budiman.
Anggaran Mewah, Kualitas Disorot
Masyarakat punya ekspektasi tinggi pada awal pembangunan Masjid Islamic Center.
Masyarakat anggap, anggaran Rp 43 miliar akan menciptakan masjid mewah.
Nyatanya, harapan jauh dari kenyataan. Masjid ini belum rampung 100 persen.
Baru bangunan masjid yang jadi, serta satu menara dari empat menara masjid.
Kualitas pemasangan tegel masjid juga tidak rapih. Saat hujan, air hujan masuk ke dalam teras masjid.
Proyek Islamic Center Dilaksanakan Tiga Tahap.
Tahap pertama dialokasikan anggaran sebesar Rp 14,6 miliar, tahap kedua Rp 8 miliar, dan tahap ketiga sebesar Rp 21 miliar.
Islamic Center Viral, Polisi Turun Tangan
Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, AKP Jody Dharma akan mendalami seluruh aspek dalam proyek tersebut.
Termasuk kemungkinan adanya dugaan praktik korupsi.
“Kami akan segera lakukan penyelidikan apakah ada indikasi korupsi dalam proses pembangunannya,”
“Seperti pengurangan spesifikasi material atau mark-up anggaran,” ujar AKP Jody kepada wartawan.












