SAOKAREBA – PT Vale Indonesia Tbk melaksanakan upaya berkelanjutan dalam pencegahan dan penanggulangan keadaan darurat di daerah pemberdayaan perusahaan.
Kamis 23 April 2026, PT Vale melaksanakan sosialisasi aplikasi Early Warning System (EWS) kepada pemerintah desa dan masyarakat di wilayah pemberdayaan.
Aplikasi EWS PTVI dapat diunduh pada platform Android dan iOS, menampilkan beberapa menu, termasuk informasi terkini mengenai status bendungan, normal, siaga, atau awas.
Kemudian menu jalur evakuasi yang menginformasikan estimasi jarak dan posisi pengguna aplikasi ke muster point (tempat berkumpul dalam keadaan darurat) serta pilihan rute penyelamatan.
Terdapat juga menu laporan temuan di mana pengguna aplikasi dapat mengirimkan foto dan informasi temuan kondisi darurat di lapangan.
Menu Informasi panduan memuat infografis mengenai sistem peringatan dini banjir, peta zona bahaya, dan panduan penggunaan aplikasi.
Dengan mengakses aplikasi ini, masyarakat bisa dengan mudah mengetahui potensi bencana lewat handphone.
Pada sosialisasi ini, PT Vale memperkenalkan sebuah sistem peringatan dini banjir yang memberikan informasi cepat, tepat, dan akurat mengenai kondisi terkini setiap bendungan yang dimiliki dan dioperasikan perusahaan.
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam jauh hari telah menyampaikan apresiasinya atas upaya proaktif dari PT Vale dalam mitigasi bencana.
“PT Vale inisiatif, proaktif dan kolaboratif dalam upaya mitigasi bencana di Luwu Timur,” kata Irwan.
Sekretaris Desa Balantang, Muh Anjar mengatakan, dengan sistem ini, masyarakat bisa lebih efektif dalam mengetahui situasi darurat.
Dari sosialisaai ini, perusahaan juga harap terciptanya kolaborasi yang kuat dalam
menciptakan lingkungan yang aman, tanggap, dan tangguh terhadap bencana.
Sementara Sekretaris Desa Puncak Indah, Basri mengatakan, sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi pemerintah desa, utamanya antisipasi dini banjir.
“Kami harap ada pengembangan lagi, sekarang sistem online, kalau bisa ada basis offline yang dilengkapi peta lokasi, jalur lokasi peta pengungsian,” katanya.
Kedepannya, harap Basri, sistem EWS ini bisa dikembangkan lagi oleh PT Vale Indonesia.
“Terima kasih untuk PT Vale yang telah membangun EWS. Suatu kebanggan juga bagi kami, sistem EWS ini sudah bisa dijangkau masyarakat,” kata Basri.












