Pemerintahan

Expo Koperasi dan UMKM Sulsel 2026 di Luwu Timur Berakhir, Bupati Tekankan Dampak Berkelanjutan Pelaku Usaha

×

Expo Koperasi dan UMKM Sulsel 2026 di Luwu Timur Berakhir, Bupati Tekankan Dampak Berkelanjutan Pelaku Usaha

Sebarkan artikel ini

SAOKAREBA – Pekan Expo Koperasi dan UMKM Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Luwu Timur telah berakhir.

Selama sepekan, kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Iniaku, Sorowako, itu diikuti peserta dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel dan dikunjungi ribuan warga.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyampaikan penilaian Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, terhadap penyelenggaraan expo tersebut.

Menurut Irwan, sang menteri menyebut acara itu meriah dan memberikan apresiasi kepada penyelenggara.

Hal itu disampaikan Irwan saat memimpin rapat koordinasi dengan panitia pelaksana di Aula Taman Antar Bangsa (TAB), Sorowako, Minggu (11/10/2026).

Panitia yang hadir merupakan pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Lutim.

“Alhamdulillah, acara kita berlangsung dengan lancar, sukses dan luar biasa, sehingga Bapak Menteri memberikan aplause untuk kita semua karena acara ini benar-benar meriah,” kata Irwan.

Irwan menyebut antusiasme peserta dan pengunjung menjadi alasan di balik apresiasi tersebut.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, Forkopimda, DPRD Lutim, dan pihak lain yang terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

“Keberhasilan ini bukan kerja satu orang, tapi hasil kerja sama dan sinergi kita semua,” ujarnya.

Bagi pelaku usaha, expo ini menjadi ruang memperkenalkan produk ke khalayak yang lebih luas. Sejumlah produk unggulan yang ditampilkan antara lain lada, vanili, dan kerajinan khas Sorowako.

Namun, Irwan mengingatkan bahwa penutupan acara tidak boleh menjadi akhir dari upaya pemberdayaan.

Ia meminta semangat yang muncul selama expo dilanjutkan melalui langkah nyata bagi pelaku koperasi dan UMKM di daerahnya.

“Jangan sampai expo selesai, semangatnya juga selesai. Saya berharap ini menjadi pemicu bagi pengembangan koperasi, peningkatan daya saing UMKM kita, serta perluasan akses pasar bagi produk-produk lokal Luwu Timur agar bisa naik kelas dan go nasional,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *