Pemerintahan

Konvergensi Stunting Luwu Timur Capai 75 Persen, Masuk Jajaran Tertinggi di Sulsel

×

Konvergensi Stunting Luwu Timur Capai 75 Persen, Masuk Jajaran Tertinggi di Sulsel

Sebarkan artikel ini

SAOKAREBA – Pelaksanaan aksi konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Luwu Timur mencapai 75 persen pada Semester I 2026.

Capaian itu menempatkan Luwu Timur di jajaran tertinggi di Sulawesi Selatan berdasarkan data aplikasi Webmon Stunting.

Data tersebut dibahas dalam kegiatan evaluasi dan koordinasi di Aula Bapelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (20/10/2026).

Hadir perwakilan Bapperida Luwu Timur, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Dinas Kesehatan.

Pada evaluasi kinerja penanganan stunting 2025, Lutim memperoleh predikat “Baik” dengan nilai akhir 80,7.

Nilai itu terdiri dari indikator konvergensi (K1) sebesar 84,7 dan indikator layanan gizi (K2) sebesar 96,1.

Di bidang pelayanan dasar, Indeks Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) seluruh bidang Lutim hingga Triwulan III 2026 tercatat 71,76 persen.

Angka itu lebih tinggi dari Kabupaten Pinrang (68,91 persen) dan Kabupaten Sinjai (67,96 persen).

Kepala Bapperida Luwu Timur, Kamal Rasyid, mengatakan capaian tersebut patut disyukuri.

“Kita patut bersyukur atas capaian Pemda Luwu Timur dalam penanganan stunting, yaitu kategori BAIK di tahun 2025 dan perolehan nilai 75 pada Semester I tahun 2026,” ujarnya.

Dia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan mengoptimalkan pelaksanaan program, meningkatkan akurasi data dalam penginputan laporan berkala, serta memantau dan mengevaluasi seluruh tahapan hingga akhir 2026.

Kamal juga menyatakan komitmen jajarannya mendukung visi kepala daerah mewujudkan Luwu Timur yang bebas stunting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *