SAOKAREBA – Kontingen Kabupaten Luwu Timur meraih dua medali, perak dan perunggu, dari cabang olahraga pickleball Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026, 22-23 Oktober 2026.
Pada Porprov ke-18 ini, pickleball masih berstatus ekshibisi sehingga digelar lebih awal sebelum multievent resmi dibuka.
Pertandingan berlangsung di Lapangan Tenis Pascasarjana Universitas Negeri Makassar, bukan di Wajo-Bone selaku tuan rumah.
Medali perak disumbangkan Muh Zacky Dewang dari nomor tunggal putra U-26.
Pelajar kelas XII SMA Negeri 11 Luwu Timur itu menembus final, tetapi kalah dari atlet Kabupaten Bone dengan skor 6-15.
Medali perunggu diraih pasangan putri Karmila Saide dan Ummi Ardin. Keduanya terhenti di semifinal oleh wakil Kota Palopo dan berbagi posisi ketiga dengan Kabupaten Jeneponto.
Pelatih pickleball Luwu Timur sekaligus Ketua Harian IPF Lutim, Mastang Fauzan Rusdin, mengapresiasi perjuangan para atlet.
Menurutnya, medali tersebut tidak masuk klasemen resmi Porprov, tetapi menjadi modal untuk turnamen berikutnya.
“Pencapaian atlet patut diapresiasi. Apalagi untuk cabang olahraga yang masih berstatus ekshibisi,” katanya.
Dia berharap pickleball resmi dipertandingkan pada Porprov ke-19 tahun 2030 yang direncanakan digelar di Luwu Timur.
“Ketika sudah resmi masuk Porprov, tentunya kita berharap pickleball Luwu Timur meraih hasil lebih baik. Apalagi kita tuan rumah,” ujarnya.
Pengurus IPF Luwu Timur, Yudhi, menyebut capaian ini bukti kerja keras, disiplin, dan potensi atlet muda daerah, sekaligus tanda pembinaan berjalan di jalur yang tepat.
“Mari kita jadikan pencapaian ini sebagai pemicu motivasi untuk membakar daya juang, memperkuat mental bertanding,” katanya.
Ketua KONI Luwu Timur, Herawan Raditya, turut mengapresiasi para atlet.
Dia menilai keberhasilan ini menjadi catatan penting bagi perkembangan pickleball di Luwu Timur dan membuka peluang pembinaan atlet muda untuk meraih prestasi lebih tinggi.












