SAOKAREBA – Sabtu pagi (3/10/2026), halaman TK Negeri Pembina di Jalan KH Muh Hasyim, Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara, dipenuhi warna dan keriuhan khas anak-anak.
Sebanyak 331 peserta dari jenjang TK, RA, dan PAUD duduk berderet di atas lembar gambar masing-masing, memegang krayon dan pensil warna dengan wajah serius, dalam lomba mewarnai bertajuk “Kreasi Warna, Kreatif Ceria”.
Di sisi arena, para orang tua tampak antusias mendampingi. Sebagian mengabadikan momen lewat kamera ponsel, sebagian lain berdiri menahan senyum sambil sesekali memberi semangat dari kejauhan.
Setiap goresan warna si kecil mereka ikuti dengan penuh perhatian.

Diikuti Seluruh TK, RA, PAUD se-Kota Palopo
Berdasarkan laporan panitia, lomba ini melibatkan seluruh TK dan PAUD se-Kota Palopo.
Jumlah peserta yang mencapai 331 anak menunjukkan tingginya minat lembaga pendidikan anak usia dini dan para orang tua terhadap kegiatan yang mengasah kreativitas ini.
Bagi panitia, lomba ini bukan sekadar ajang adu warna. Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antartenaga pendidik di wilayah 1.
Para guru dari berbagai lembaga bertemu, berinteraksi, dan bersama-sama menyukseskan acara bagi anak didik mereka.
“Juga sebagai wadah menguji motorik anak-anak kita semua. Semoga ini jadi wadah meningkatkan kreativitas seni di masa mendatang,” kata panitia.
Aspek Penilaian
Dalam penjurian, panitia menetapkan lima aspek yang menjadi tolok ukur, yakni komposisi, keterpaduan, kerapian, kreativitas, dan ketepatan waktu.
Kelima aspek itu menuntut peserta tidak hanya pandai memilih warna, tetapi juga mampu mengatur gambar dengan rapi serta menyelesaikannya sesuai waktu yang ditentukan.
Bagi anak usia dini, kegiatan mewarnai memang berperan penting dalam melatih koordinasi tangan dan mata, kemampuan menggenggam alat tulis, serta keberanian berekspresi.
Lewat lomba seperti ini, anak-anak belajar fokus, bersaing secara sehat, dan menikmati proses berkarya.
Dengan antusiasme peserta dan dukungan para orang tua, panitia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar sebagai ruang tumbuh bagi generasi kecil Palopo yang kreatif dan ceria.












