Lingkungan

WALHI Sulsel Desak PT PUL Hentikan Aktivitas Tambang di Luwu Timur

×

WALHI Sulsel Desak PT PUL Hentikan Aktivitas Tambang di Luwu Timur

Sebarkan artikel ini

SAOKAREBA – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Selatan mendesak PT Prima Utama Lestari (PT PUL) segera menghentikan aktivitas tambang nikel di Desa Ussu, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.

Desakan tersebut disampaikan menyusul banjir yang melanda Desa Ussu pada 27 April 2026.

WALHI Sulsel menilai banjir tersebut dipicu oleh masifnya aktivitas pertambangan yang dilakukan PT PUL di wilayah tersebut.

Kepala Departemen Eksternal WALHI Sulsel, Rahmat Kottir, mengatakan banjir yang merendam kawasan permukiman warga diduga kuat berkaitan dengan aktivitas tambang perusahaan.

“Kami mendesak PT PUL untuk menghentikan aktivitas pertambangan. Aktivitas tambang telah menyebabkan banjir, merusak akses jalan yang menghubungkan Desa Atue dengan desa-desa lain, hingga mengganggu lalu lintas provinsi. Akibatnya, aktivitas warga ikut terganggu,” ujar Rahmat dalam rilisnya.

Dia menambahkan, masyarakat menjadi pihak yang paling pertama merasakan dampak dari bencana tersebut.

Selain banjir, petani dan nelayan yang selama ini bergantung pada Sungai Ussu juga disebut terdampak akibat pencemaran limbah tambang.

“Kami menilai bahwa kejadian banjir dan luapan lumpur yang terjadi setiap kali hujan di sekitar area tambang PT Prima Utama Lestari merupakan bukti nyata bahwa daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup di kawasan tersebut telah terlampaui,” tegas Rahmat Kottir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *