News

Gegara Berita, Kepala Diskoperindag Luwu Timur: Pertamina Tambah Stok 920 tabung LPG 3 Kilogram Untuk Malili

×

Gegara Berita, Kepala Diskoperindag Luwu Timur: Pertamina Tambah Stok 920 tabung LPG 3 Kilogram Untuk Malili

Sebarkan artikel ini

SAOKAREBA – Sales Branch Manager (SBM) Pertamina menambah suplai LPG 3 kilogram untuk Kecamatan Malili, Luwu Timur.

Diutarakan Kepala Dinas Perdagangan Luwu Timur, Senfry Oktavianus kepada Saokareba.id, Kamis (4/6/2026) malam.

“Pertamina optimalkan suply untuk Kecamatan Malili sebanyak 2.920 tabung. Normalnya sekitar 2.000 tabung,” kata Senfry.

Adapun tambahan 920 tabung LPG 3 kilogram usai pihak Pertamina menerima laporan dari pemberitaan Saokareba.id.

“Pihak Pertamina sudah baca berita ta, terkait langka dan mahalnya tabung LPG kilogram,” kata Senfry.

Senfry mengatakan, setiap laporan terkait masyarakat yang resah dengan kondisi langka dan mahalnya tabung LPG 3 kilogram kami sampaikan ke pihak Pertamina.

Diberitakan, harga tabung subsidi LPG 3 kilogram makin tidak masuk akal di Kabupaten Luwu Timur.

Daerah Kecamatan Malili contohnya, harga paling mahal ditemukan di kisaran Rp 75 ribu sampai Rp 80 ribu per tabung.

Harga ini bikin masyarakat menjerit dan elus dada.

Selain harganya yang melambung tinggi, warga juga resah karena kesulitan membeli LPG 3 kilogram.

“Ini baru-baru dibeli Rp 75 ribu per tabung. Biar juga mau dibeli susah sekali,” kata warga Ussu, Helmi.

Menurutnya, kondisi ini sudah beberapa hari terjadi. Masyarakat resah dengan kondisi ini.

Kepala Dinas Perdagangan Luwu Timur, Senfry Oktavianus juga heran dengan kondisi ini.

“Stok kita itu 300 ribu tabung untuk Luwu Timur dan suplainya lancar,” ujar dia.

Disisi lain, dinas perdagangan juga mengusulkan penambahan kuota LPG 3 kilogram untuk 2027.

Diketahui, penjualan gas LPG 3 kilogram di Luwu Timur mengacu pada peraturan gubernur (Pergub) nomor 11 tahun 2021 tentang HET.

Pergub ini berlaku berlaku 1 April 2021.

Dalam pergub tersebut dibagi dua zona untuk penerapan HET gas LPG 3 kilogram.

Zona 1 meliputi Kecamatan Burau, Wotu, Tomoni, Tomoni Timur, Mangkutana, Kalaena, Angkona dan Malili. HETnya Rp 20 ribu.

Zona 2 meliputi Kecamatan Wasuponda, Nuha dan Towuti, termasuk di daerah seberang Danau Towuti dan Mahalona atau daerah terpencil. HETnya Rp 22 ribu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *