SAOKAREBA – Anggota DPRD Luwu Timur memperjuangkan Rumah Sakit (RS) Towuti segera difungsikan untuk mendekatkan pelayan rumah sakit untuk masyarakat Towuti.
Ketua Komisi III DPRD Luwu Timur, Muh Rivaldi mengatakan, keberadaan rumah sakit di Towuti sangat penting.
Dari sejumlah kasus, beberapa pasien dari Towuti yang dirujuk menuju RSUD I La Galigo di Kecamatan Wotu, meninggal di perjalanan.
Salah satu faktornya kata Rivaldi adalah jarak dari Towuti menuju RSUD I La Galigo sangat jauh.
Pasien rujukan dari Towuti menuju RSUD I La Galigo, Jl Sangkurwira, Desa Arolipu harus menempuh jarak 100 kilometer lebih.
“Jadi tidak main-main ini, karena tidak nyawa tidak terselamatkan karena persoalan jarak. Mau sampai kapan kita pasrah dengan keadaan seperti ini,” ujar Rivaldi.
Rivaldi mengatakan, ada rumah sakit Primaya Sorowako yang jaraknya lebih dekat dibanding RSUD I La Galigo.
Hanya saja kata Rivaldi, RS Primaya statusnya milik swasta, pasien harus bertengkar dulu baru dilayani.
Disisi lain, RS Primaya juga terbatas karena diperuntukkan untuk karyawan perusahaan.
Untuk itu, Rivaldi dan sejumlah anggota DPRD Luwu Timur dari daerah pemilihan (Dapil) Towuti menggenjot RS Towuti segera dioperasikan.
“Insya Allah, Alhamdulillah Rp 15 miliar untuk 2027. Ini mudah-mudahan bisa kita kawal sampai fungsional nanti,” harapnya.












