News

Bupati Irwan: Tak Ada Lagi Warga Luwu Timur Boleh Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

×

Bupati Irwan: Tak Ada Lagi Warga Luwu Timur Boleh Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

Sebarkan artikel ini

SAOKAREBA – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan tidak akan membiarkan warganya menempati rumah tidak layak huni.

Ditegaskan Irwan saat menyerahkan bantuan bedah rumah secara simbolis kepada 400 penerima manfaat di Gedung Serbaguna Kecamatan Mangkutana, Kamis (29/10/2026).

Irwan menyoroti masih adanya rumah warga yang memprihatinkan, padahal program bedah rumah sudah berjalan bertahun-tahun.

Menurutnya, hal itu menjadi bahan evaluasi bersama, terutama soal efektivitas program dan tindak lanjut laporan masyarakat.

“Mohon maaf saya bilang, selaku bupati saat sekarang ini, saya tidak akan membiarkan warga saya menempati rumah yang tidak layak huni,” ujarnya.

Kata Irwan, hampir setiap hari menerima laporan lewat WhatsApp tentang kondisi rumah warga, mulai dari atap rusak hingga bocor.

Karena itu, ia meminta pemerintah desa, kecamatan, hingga perangkat daerah terkait lebih peka dan aktif turun ke lapangan, tidak hanya menunggu laporan.

Irwan menekankan pentingnya pendataan yang akurat, koordinasi lintas sektor, dan tindak lanjut yang jelas.

Ia menegaskan bahwa yang dimaksud rumah dalam program ini adalah rumah tinggal warga, bukan pondok di kebun.

“Program bedah rumah tidak boleh sekadar menjadi kegiatan rutin tahunan, tetapi harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.

Dari 400 penerima bantuan, 24 berasal dari Kementerian Kesehatan, satu dari Kementerian Sosial, dan 375 merupakan usulan Pemkab Luwu Timur kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Penerima dari usulan kabupaten itu tersebar di 38 desa.

Selain bantuan pusat, Pemkab Luwu Timur juga mengalokasikan bedah rumah melalui APBD 2026 sebanyak 152 unit di 28 desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *