SAOKAREBA – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam menginstruksikan manajemen RSUD I La Galigo mengirim dokter spesialis untuk membantu pelayanan kesehatan di RSUD Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Rumah sakit ini sempat mengalami lumpuh total layanan pasca terjadinya banjir bandang yang memilukan di wilayah tersebut.
Dua dokter spesialis kulit dan kelamin (SpKK), yakni dr Haniyah dan dr Rahmat Hidayat, diberangkatkan ke Aceh Tamiang untuk menjalankan tugas kemanusiaan selama sepekan.
Perintah penugasan tersebut disampaikan Bupati Irwan pada Sabtu malam, 7 Desember, dan ditindaklanjuti secara cepat.
Pada Minggu dini hari, 8 Desember, kedua dokter langsung bertolak dari Bandara Bua, Luwu, menuju Aceh Tamiang menggunakan jalur udara.
Upaya ini menjadi wujud solidaritas antar daerah yang diinisiasi langsung oleh Bupati Irwan Bachri Syam, sekaligus bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendukung pemulihan layanan kesehatan di wilayah yang tengah mengalami krisis medis.
Selain memberikan pelayanan kepada pasien, kedua dokter spesialis tersebut juga melakukan asesmen menyeluruh terhadap kondisi dan kebutuhan RSUD Aceh Tamiang untuk dua hingga tiga bulan ke depan.
Asesmen ini diharapkan menjadi dasar pemulihan layanan kesehatan secara bertahap hingga rumah sakit tersebut dapat kembali beroperasi secara mandiri.
“Masih banyak yang perlu dibenahi. RSUD Aceh Tamiang masih membutuhkan pendampingan dan dukungan,” ujar Direktur RSUD I La Galigo, dr Irfan, Selasa 18 Desember 2025.
Bupati Irwan Bachri Syam menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan prioritas utama, tidak hanya untuk masyarakat Luwu Timur, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab kemanusiaan antar daerah.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama RSUD I Lagaligo pun berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan RSUD Aceh Tamiang hingga mampu kembali memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat.












