NewsPemerintahan

Cerita Kafilah Burau Sukses Raih Juara Umum di MTQ XI Luwu Timur dan Tambahan Hadiah dari Bupati Irwan

×

Cerita Kafilah Burau Sukses Raih Juara Umum di MTQ XI Luwu Timur dan Tambahan Hadiah dari Bupati Irwan

Sebarkan artikel ini

SAOKAREBA – Tujuh hari penuh MTQ XI Luwu Timur digelar di Kecamatan Tomoni Timur sejak 8 Februari 2026. Para peserta dari 11 kecamatan saling berlomba membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an sesuai dengan tema “Spirit Qur’ani untuk Luwu Timur Juara”.
‎
‎Kontingen Kecamatan Burau kembali mencuri perhatian dengan utusan peserta luar biasa, menyabet predikat juara umum.

Bukan pertama kalinya mereka berdiri di puncak, tapi Burau sudah seperti langganan juara, hasil dari dedikasi panjang yang membanggakan.

Ketua Kafilah Burau, Akmal Jufri, berbagi cerita perjuangan kafilah Burau di tingkat kabupaten dengan mata berbinar.

“Kami hampir selalu langganan juara umum sejak MTQ Luwu Timur digelar. Rahasianya adalah terletak pada seleksi ketat di tingkat kecamatan, memastikan hanya yang terbaik yang mewakili kami,” katanya.

Ia menekankan, peserta yang dikirim bukan sekadar bertanding, tapi siap lanjut di tingkat provinsi yang akan digelar di Maros.

‎”Kami memastikan bahwa peserta yang diutus untuk MTQ Kabupaten adalah mereka yang benar-benar layak dan bisa mengharumkan nama baik Luwu Timur di tingkat Provinsi nantinya,” imbuhnya.

Dengan penuh haru, Akmal menyampaikan terima kasih mendalam kepada pemerintah daerah atas apresiasi yang diberikan.

‎”Bupati begitu antusias mendukung pecinta Al-Qur’an. Alhamdulillah, kami dapat tambahan hadiah Rp 40 juta untuk juara umum, plus dukungan untuk tiga besar kafilah lainnya,”

“Ini bukan hanya piala, tapi semangat yang menyala untuk kami lanjutkan perjuangan,” ujarnya, mewakili rasa bangga seluruh kontingen Burau.

Penetapan Burau sebagai Juara Umum didasarkan pada keputusan dewan juri (Nomor: 02/DH-MTQ/XI/02/2026), dengan total nilai 477 poin.

Rinciannya: 17 juara 1, 4 juara 2, 4 juara 3, 1 harapan 1, 2 harapan 2, dan 4 harapan 3. Prestasi ini bukan akhir, tapi awal dari inspirasi baru bagi generasi muda Luwu Timur untuk terus mencintai Al-Qur’an. (fir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *