SAOKAREBA – Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono tiba di Sorowako, Kecamatan Nuha, Luwu Timur untuk menghadiri Expo Koperasi-UMKM Provinsi Sulawesi Selatan di Sorowako.
Pesawat Pelita Air yang ditumpangi Ferry Juliantono bersama rombongan mendarat di Bandara Sorowako sekitar pukul 14.35 Wita, Sabtu (10/10/2026).
Di Lobi Bandara Sorowako, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte yang sudah menunggu, menyambut kedatangan menteri.
Pembantu Presiden Prabowo Subianto tersebut kemudian menuju Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sorowako, ditemani Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, Bupati Toraja Utara, Frederick Palimbong, Bupati Selayar Natsir Ali, PT Vale Indonesia.

Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte, Dandim 1403 Palopo Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, Kapolres Luwu Timur AKBP Irwan Kurniadi.
KDMP Sorowako menghadap Danau Matano yang eksotis. Di koperasi ini, mayoritas produk UMKM yang dijual dan barang subsidi pemerintah.
Ferry mengatakan, pemerintah siapkan tahap operasionalisasi pasca diterbitkannya Perpres nomor 82 tahun 2026 tentang tata kelola dan operasionalisasi KDMP.
“Khusus KDMP Sorowako sudah menjual produk subsidi, produk UMKM lokal yang dijual di gerai ini. Tadi, informasi yang disampaikan kepada kami, sudah punya pendapatan beras dan minyak goreng dari Bulog sekitar Rp 1 miliar,” kata Fery di lokasi.
Menurut menteri, ini suatu bukti KDMP dalam rangka menyongsong tahap operasionalisasi, melaju pelan tapi meyakinkan.

“Insya Allah dengan dukungan semua pihak keberadaan koperasi merah putih ini bisa bermanfaat,” ujar Ferry.
Menteri juga sudah menyampaikan ke bupati dan gubernur supaya bisa dilengkapi alat mesin untuk produk pasca panen untuk produk yang ada disini.
Ferry juga kagum dengan lokasi KDMP Sorowako milik desa, disuguhi pemandangan luar biasa Danau Matano.
“Insya Allah tempat ini berkah. Kami minta doa dan dukungannya karena proses operasionalisasi ini sangat penting,”
“Membutuhkan kematangan model bisnis dan kelayakan usahanya sehingga bisa memberikan keuntungan,” ujarnya.
Anggota KDMP Sorowako sudah sekitar 500 orang dari 4.000 penduduk disini.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, KDMP Sorowako sudah beroperasi, sudah memperlihatkan trek yang diharapkan masyarkat.
“Terutama sudah ada transaksi, sudah ada barang subsidi dan lokal masuk. Kami harap kedepannya semakin kuat dengan tebitnya perpres,” kata gubernur.












