DPRD Luwu TimurPemkab Luwu Timur

Paripurna, Bupati Budiman Harap Kerjasama dengan DPRD Luwu Timur Solid

×

Paripurna, Bupati Budiman Harap Kerjasama dengan DPRD Luwu Timur Solid

Sebarkan artikel ini

SAOKAREBA – Bupati Luwu Timur, Budiman menyampaikan pendapat akhir terhadap pembahasan ranperda pertanggungajawaban pelaksanaan APBD TA 2022 pada rapat paripurna DPRD Luwu Timur, Kamis (13/7/2023).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Aripin, didampingi Wakil Ketua II, Usman Sadik, hadir anggota DPRD, asisten dan staf ahli, kepala OPD, kabag, dan Camat.

Bupati Budiman berharap, kebersamaan serta kerjasama antara jajaran pemerintah daerah dengan DPRD Luwu Timur secara sinergis yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan.

“Buah dari kebersamaan yang baik itu pula dapat kita rasakan atas mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-11 kalinya dari BPK RI terhadap pengelolaan keuangan 2022,”

“Semoga prestasi ini dapat kita tingkatkan kedepan dengan kerja keras dan rasa tanggungjawab dari kita semua,” ujarnya.

Adapun pendapat atas pelaksanaan pertanggungjawaban APBD 2022 yaitu dalam mewujudkan tatakelola pengelolaan keuangan yang lebih baik terhadap daerah ini.

Gambaran struktur ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA 2022 sebagai berikut:

Target pendapatan daerah Rp 1.616.869.357.811,00, terealisasi Rp 1.732.661.442.909,29. Anggaran belanja dan transfer ditargetkan sebesar Rp 1.724.113.886.050,00, dengan realisasi Rp 1.666.445.074.250,42.

Selanjutnya Pembiayaan, secara umum pembiayaan dapat dikemukakan sebagai berikut:

Penerimaan pembiayaan dianggarkan sebesar Rp 113.847.103.327,00, yang dapat direalisasikan 100 persen. Pengeluaran pembiayaan, dianggarkan Sebesar Rp. 6.602.575.088,00, dan terealisasi Rp. 6.446.575.088,00 atau 97,64 persen.

“Sementara SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran). Berdasarkan gambaran realisasi pendapatan, belanja dan pembiayaan di atas, maka diperoleh SILPA TA. 2022 sebesar Rp. 173.616.646.898,24,” rinci Budiman.

Budiman mengaku telah berusaha bekerja secara maksimal dengan dukungan dari berbagai pihak, terkhusus kepada dewan yang terhormat.

Apabila ada keberhasilan yang dicapai, maka sesungguhnya keberhasilan itu adalah keberhasilan kita semua, namun jika terdapat kelemahan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik, maka hal itu menggambarkan keterbatasan yang Ia miliki bersama seluruh jajaran lingkup pemerintah daerah.

“Insha Allah kekurangan yang terjadi dapat menjadi bahan evaluasi dan motivasi bagi pemerintah daerah sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat dan harapan kita semua dapat tercapai,” terang Bupati Luwu Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *