SAOKAREBA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur bersama PT Vale Indonesia berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang baik untuk masyarakat Bumi Batara Guru.
PT Vale Indonesia Tbk turut memberikan kontribusi besar dalam terlaksananya program Garda Sehat yang konsepnya satu ambulans satu desa.
Lewat program ini, Pemkab Luwu Timur ingin akses layanan kesehatan merata dan respons terhadap kondisi darurat di desa dapat ditangani lebih cepat dan efektif.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam mengatakan, program ini hasil kolaborasi pemerintah daerah dan PT Vale, melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).
“Tahun ini, kami akan melaksanakan program satu desa satu ambulans, PT Vale bersama kami melalui program CSR,” ujar Irwan saat Safari Ramadhan di Kecamatan Wasuponda, Selasa (3/3/2026).
Irwan menambahkan, tahap awal uji coba program Garda Sehat, akan didistribusikan 37 unit ambulans yang tersebar di desa.
Setiap unit ambulans akan dilengkapi dengan satu sopir, satu bidan, dan satu perawat.

“Skema ini dirancang agar pelayanan kesehatan dapat langsung menjangkau rumah warga yang membutuhkan,” kata suami Anggota DPRD Sulsel, Ani Nurbani ini.
Skema pelayanan Garda Sehat ini, nantinya jemput antar pasien yang ingin menuju Puskesmas atau rumah sakit.
“Jadi kalau ada keluarga yang sakit tidak perlu lagi ke puskesmas atau rumah sakit, nanti ini petugas yang akan datang ke rumah,” imbuhnya.
Sementara itu, Head of External Relations PT Vale Blok Sorowako, Yusri Yunus mengatakan, program ini telah melalui proses konsultasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Konsultasi itu untuk menyelaraskan dengan kebijakan pembangunan daerah.
“Kami bersama bupati sudah konsultasi ke Kementerian ESDM, ada ruang untuk itu, jadi diberikan keluasan untuk menyesuaikan RPJMD kabupaten,” kata Yusri.
Dalam waktu dekat kata Yusri, pihaknya akan kembali melakukan pertemuan bersama pemerintah kabupaten, untuk memastikan program CSR dijalankan tidak tumpang tindih dengan program pemerintah daerah.
“Kamis nanti, kami akan duduk kembali bersama pemerintah kabupaten terkait program mana saja yang bisa kita selaraskan untuk menghindari dobel program,” katanya.
Safari Ramadhan di Kecamatan Wasuponda ini merupakan hari keempat pelaksanaan kegiatan tersebut, setelah sebelumnya digelar di Kecamatan Nuha, Burau, dan Wotu.
Hadir Kapolres AKBP Ario Putranto, perwakilan Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama, Sekda, anggota DPRD, kepala dinas, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh pemuda, serta ratusan masyarakat.












