SAOKAREBA – Dua pelajar SMA meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka tumpangi terjatuh dan menabrak mobil Mitsubishi Colt di Jalan Poros Trans Sulawesi, Desa Arolipu, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 20.58 Wita.
Usai insiden, kedua korban, Fausi dan Suwaid, warga Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu, sempat dibawa ke RS Wotu untuk mendapat penanganan medis. Namun, nyawa keduanya tidak tertolong.
Kasih Humas Polres Luwu Timur, AKP Husain menceritakan kronologi kecelakaan yang merenggut nyawa pelajar tersebut.
Kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Mio M3 tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) dan Mitsubishi Colt bernomor polisi DD 8709 XC.
Mobil Colt dikemudikan I Gede Sugita (32), warga Desa Rawamangun, Kecamatan Sukamaju, Luwu Utara, melaju dengan kecepatan sedang dari arah Burau menuju Wotu.
Pada saat bersamaan, Fausi yang mengendarai sepeda motor dengan membonceng Suwaid melaju dari arah berlawanan.
Saat hendak mendahului sepeda motor lain yang identitas pengendaranya belum diketahui, motor tersebut terjatuh dan menabrak bagian samping kanan belakang mobil.
Fausi mengalami luka di pelipis kanan, pipi kanan, dan dahi, serta patah tulang paha kanan. Suwaid mengalami luka lebam di bagian dada.
Sepeda motor mengalami kerusakan pada bagian batok dan spatbor depan, sementara mobil dilaporkan tidak rusak.
Barang bukti sepeda motor diamankan di Polsek Wotu, sedangkan mobil beserta pengemudinya diamankan di Polsek Mangkutana untuk penanganan lebih lanjut.
Identitas pengendara motor lain yang hendak didahului korban belum diketahui.
Dua nyawa usia sekolah melayang dalam kecelakaan malam itu, dengan kendaraan yang tidak dilengkapi TNKB.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, dan berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hari,” pesan AKP Husain.












