SAOKAREBA – Fraksi PAN DPRD Luwu Timur meminta pemerintah kabupaten (pemkab) memperhatikan kualitas proyek fisik yang akan atau sedang dikerjakan.
Menyusul sejumlah temuan proyek fisik yang telah selesai dikerjakan, kualitasnya buruk hingga cepat rusak.
Hal ini juga menjadi perhatian publik yang menyoroti sejumlah proyek fisik yang berlokasi di sejumlah titik di Luwu Timur.
Jubir Fraksi PAN, Prima Eyza Purnama mengatakan, ada keluhan masyarakat terhadap sejumlah proyek yang cepat mengalami kerusakan.
“Ini menjadi indikator perlunya evaluasi menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan, pengawasan teknis, pelaksanaan pekerjaan, hingga pemeliharaan hasil pembangunan,” ujar Prima.
Pemkab juga didorong memperkuat sistem pengendalian mutu agar seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis.
Sehingga lanjut Prima, anggaran yang dikeluarkan mampu memberikan manfaat jangka panjang.
Dalam aspek pemerataan pembangunan, Fraksi PAN menilai masih terdapat wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.
Khususnya daerah yang masih butuh akses jalan, jaringan air bersih, irigasi, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga infrastruktur pendukung sektor pertanian dan perikanan yang laik.
“APBD harus menjadi instrumen pemerataan pembangunan sehingga seluruh masyarakat, tanpa memandang letak geografisnya, dapat merasakan manfaat pembangunan secara adil,” kata Prima Eyza Purnama.












