News

Iduladha 2026, Jumlah Hewan Kurban Naik Drastis, BPS: Angka Pengangguran dan Kemiskinan Turun

×

Iduladha 2026, Jumlah Hewan Kurban Naik Drastis, BPS: Angka Pengangguran dan Kemiskinan Turun

Sebarkan artikel ini

SAOKAREBA – Salah satu hari raya terbesar dalam Islam setelah Idulfitri adalah Iduladha atau dikenal sebagai hari raya kurban.

Umat muslim yang mampu, khususnya di Kabupaten Luwu Timur berkurban baik itu sapi maupun kambing.

Tahun 2026, jumlah hewan yang dikurbankan di Bumi Batara Guru naik drastis dibanding tahun 2025.

Untuk tahun 2026, jumlah hewan kurban tercatat 2019 ekor sapi dan 187 kambing.

Angka ini jauh dari yang diperkirakan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam sebelumya.

Bupati Irwan memprediksi hewan kurban yang terkumpul tahun ini berkisar 1.000 ekor, faktanya naik dua kali lipat.

“Alhamdulillah, ini pertanda bahwa ekonomi masyarakat Luwu Timur sangat membaik,” kata Bupati Irwan yang berkurban 10 ekor sapi tahun ini, Selasa (26/5/2026).

Sebagai pembanding, pada tahun 2025, jumlah hewan kurban yang terkumpul di Luwu Timur adalah 1.506 ekor sapi dan 176 kambing.

Sebagai informasi, berdasarkan berita resmi statistik BPS Provinsi Sulawesi Selatan Nomor: 68/11/73/Th. XXIX, 5 November 2025 halaman 14.

Angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Luwu Timur Turun Signifikan

Dari 4,58 persen pada Agustus 2024, turun menjadi 3,70 persen pada Agustus 2025.

Penurunan ini tentu menjadi sinyal positif atas meningkatnya penyerapan tenaga kerja serta pertumbuhan aktivitas ekonomi di daerah.

Kondisi ini juga jelas menunjukkan berbagai program pembangunan dan pemberdayaan ekonomi yang dijalankan pemerintah daerah mulai memberikan dampak nyata.

Angka Kemiskinan Turun di Luwu Timur

Dalam buku Kabupaten Luwu Timur Dalam Angka Volume 20 Tahun 2026 diterbitkan BPS Luwu Timur halaman 112.

Persentase penduduk miskin turun dari angka 6,55 persen pada tahun 2024 menjadi 5,79 persen pada tahun 2025.

Kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik juga mengalami peningkatan menjadi gambaran, pembangunan di Luwu Timur berjalan ke arah yang lebih baik.

Bupati optimis, capaian ini menjadi modal penting bagi pemerintahannya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas akses layanan.

Serta memperkuat program-program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *