Pemerintahan

Wabup Luwu Timur Pimpin Rapat Persiapan Verifikasi STBM Award 2026

×

Wabup Luwu Timur Pimpin Rapat Persiapan Verifikasi STBM Award 2026

Sebarkan artikel ini

SAOKAREBA – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar rapat persiapan menjelang verifikasi lapangan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award Tahun 2026 yang akan dilakukan Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Rapat digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Malili, Kamis (24/9/2026).

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas surat Kementerian Kesehatan Nomor KL.01.04/C.VI/2323/2026 perihal Verifikasi Lapangan STBM Award Tahun 2026.

Rapat dipimpin Wakil Bupati Luwu Timur Puspawati Husler, didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Alimuddin Bachtiar.

Turut hadir sejumlah organisasi perangkat daerah terkait, camat, kepala puskesmas, kepala sekolah, dan kepala desa.

Dalam arahannya, Puspawati meminta seluruh pihak terkait memastikan indikator STBM di masing-masing wilayah telah disiapkan, serta meminta pembinaan kepada masyarakat dilakukan secara berkelanjutan.

Dia menyebut penerapan STBM tidak hanya untuk kepentingan penilaian, melainkan bagian dari upaya membangun perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.

“Yang paling penting bukan hanya bagaimana kita menghadapi verifikasi, tetapi bagaimana kebiasaan hidup bersih dan sehat ini benar-benar menjadi budaya di masyarakat,” kata Puspawati.

Sementara itu, Alimuddin Bachtiar meminta persiapan dilakukan secara menyeluruh, termasuk pada aspek teknis penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.

Dia mencontohkan penyajian makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tidak diletakkan di lantai, melainkan di atas meja.

“Untuk penerima MBG, makanan jangan diletakkan di lantai, tetapi di atas meja. Hal-hal sederhana seperti ini juga perlu menjadi perhatian bersama,” ujar Alimuddin.

Dia juga meminta masyarakat mengelola sampah organik menjadi kompos, serta meminta pemerintah desa memasang umbul-umbul dan spanduk STBM di kantor desa sebagai bagian dari sosialisasi.

Menurutnya, pembinaan terhadap rumah tangga perlu terus dilakukan agar praktik sanitasi tidak hanya berlangsung saat kegiatan seremonial.

“Yang kita harapkan adalah perubahan perilaku. Karena itu, pembinaan ke rumah tangga harus terus berjalan dan dilakukan secara konsisten,” tambah Alimuddin.

Verifikasi lapangan STBM Award 2026 oleh Tim Kementerian Kesehatan RI dijadwalkan menyusul terbitnya surat resmi tersebut, dengan sejumlah organisasi perangkat daerah, kecamatan, desa, puskesmas, dan sekolah dilibatkan dalam tahap persiapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *